Tuesday, October 22, 2019

Proses Pembuatan Batik Khas Banyuwangi

Batik Banyuwangi dibuat dengan beberapa tipe proses, yakni batik cap, batik kombinasi, dan batik tulis. Di Pringgokusumo, kami berkesempatan melihat proses batik cap dan batik kombinasi. Sementara batik tulis dikerjakan oleh ibu-ibu rumah tangga di rumah mereka masing-masing sambil melakukan pekerjaan rumah tangga mereka.

Pembuatan batik cap menggunakan alat cap (semacam stempel besar yang terbuat dari tembaga) yang sudah didesain dengan motif tertentu dengan dimensi 20cm X 20cm. Proses pembuatan batik cap adalah kain mori diletakkan di atas meja dengan alas di bawahnya menggunakan bahan yang empuk. Kemudian cap dicelupkan ke malam (sejenis lilin) yang telah mencair, lalu cap ditekan ke kain mori.

Selanjutnya adalah proses pewarnaan dengan cara mencelupkan kain mori yang sudah di cap tadi ke dalam tangki yang berisi cairan pewarna. Kain mori direbus supaya cairan malam yang menempel hilang dari kain. Setelah proses perebusan selesai dilakukan proses pembersihan dan pencerahan warna dengan menggunakan soda. Proses terakhir adalah penjemuran kemudian disetrika supaya rapih.

Sedangkan pada batik kombinasi adalah setelah kain dicap, kemudian ditambahkan ornamen-ornamen pelengkap melalui proses penulisan dengan canting. Proses selanjutnya sama dengan proses batik cap.

Batik yang sudah jadi dijual di show room Batik Pringgokusumo. Harga batik Banyuwangi beragam tergantung tingkat kesulitan membuatnya. Batik cap dihargai sekitar Rp 75-100 ribu. Batik kombinasi dihargai sekitar Rp 150-230 ribu. Sedangkan Batik Tulis dihargai mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 2,5 juta.

No comments:

Post a Comment