Gajah Oling
Di Banyuwangi,
terdapat banyak corak batik yang telah dikembangkan yang salah satunya
adalah batik bercorak Gajah Oling. Nama batik Gajah Oling adalah
gabungan dari kata Gajah dan Oling. Filosofisnya sendiri merupakan
pengambaran dari kekuatan gajah yang diwakili oleh corak menyerupai
belalai yang miring alias oling. Dahulu, batik Gajah Oling dipercaya
memiliki kekuatan mistis yakni dapat menangkal kekuatan jahat dari
makhluk halus. Karena pada zaman tersebut, setelah senja para orang tu
dilarang keluar rumah dengan membawa anak-anak mereka karena mereka
percaya makhluk gaib sedang berkeliaran di waktu-waktu tersebut. Namun
apabila terpaksa harus keluar rumah, para orang tua harus menggendong
anak-anak mereka dengan jarik batik Gajah Oling agar para makhluk Gaib
tersebut gentar akan motif yang ada pada batik Gakah Oling khas
Banyuwangi.
Batik merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia. Hampir seluruh wilayah di Indonesia memiliki batik dengan
ciri khas tersendiri. Masing-masing dari batik tersebut memiliki
teknik, gaya pewarnaan dan motif yang sangat bervariatif. Walau pada
umumnya, seni batik tersebut berasal dari teknik pewarnaan kain yang
menggunakan malam/lilin. Teknik pewarnaan inilah yang menjadi salah satu
keistimewaan batik karena dianggap teknik seni kuno. Teknik pewarnaan
kuno telah dikenal sejak abad ke 4 SM di Mesir dan digunakan sebagai
kain pembungkus mumi.
Di Indonesia teknik pewarnaan batik
ada semnjak zaman majapahit. Seluruh batik yang ada pada saat itu
merupakan batik tulis dan hanya dimiliki oleh bangsawan kerajaan atau
orang-orang kaya tertentu di masa itu. Pengerjaaan kain batik di masa
tersebut hanya dapat dilakukan oleh kaum perempuan dan menjadi salah
satu pekerjaan eklusif sebagai sumber mata pencaharian. Baru kemudian
sekitar tahun 1920, munculah batik cap yang mulai di kerjakan oleh kaum
pria. Maka tak heran apabila corak pada batik tulis umumnya sangatlah
bertema feminin. Berbeda dengan batik pesisir bernama Batik Mega Mendung
yang memiliki corak maskulin yang memang muncul setelah ada teknik cap
pada pembuatan batik.

No comments:
Post a Comment